Pertentangan-Pertentangan Al Qur’an Jawaban atas Sensus Israel (Ep 44)

Leave a comment

Pertanyaan Mengenai Iman Episode 44

Pertentangan-Pertentangan dalam Al Qur’an Jawaban atas Sensus Israel

Mohamed: Pemirsa terkasih, selamat berjumpa di episode lainnya dari program “Pertanyaan Mengenai Iman.”  Dan sekali lagi, kita kedatangan tamu terhormat, Pendeta Zakaria Botros.  Selamat datang kembali.

 

Bpk. Pdt. Zakaria B.: Terima kasih.
Mohamed: Kita telah menerima banyak surat baik dari negara-negara Arab maupun Eropa, dan saya akan membagikan beberapa surat-surat tersebut kepada Anda.  Kita mempunyai sebuah surat yang kita terima dari Maroko.  Saya tidak melihat namanya disini.  Dikatakan, ”Kepada keluarga program indah “Pertanyaan Mengenai Iman”, salam hangat dan damai bagi Anda semua.  Merupakan sebuah kehormatan besar untuk mengambil sebuah pena dan menulis surat ini, setelah saya mengikuti program hebat ini, “Pertanyaan Mengenai Iman”, oleh Pendeta Zakaria Botros dan saudara Mohamed, pembawa acara program ini.  Saya berterima kasih atas program yang indah dan menarik ini.” More

Perbedaan-Perbedaan dalam Tulisan Teks Al Qur’an (Ep 43)

2 Comments

Pertanyaan Mengenai Iman Episode 43

Perbedaan-Perbedaan dalam Tulisan Teks Al Qur’an

Mohamed: Pemirsa terkasih, selamat berjumpa lagi di episode baru “Pertanyaan Mengenai Iman”, dan bersama kita hari ini adalah tamu kita terhormat, Bapak Pendeta Zakaria Botros.  Selamat datang Pak.

 

Bpk. Pdt. Zakaria B.: Terima kasih.
Mohamed: “Kalau kami dimaki, kami memberkati;  kalau kami dianiaya, kami sabar;  kalau kami difitnah, kami tetap menjawab dengan ramah;  kami telah menjadi sama dengan sampah dunia, yang sama dengan kotoran dari segala sesuatu, sampai pada saat ini.”  “Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar;  Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu.”  Inilah yang Rasul Pa’ul nasihatkan untuk kita lakukan, karena ia ingin agar kita memuliakan Allah karena kita adalah ciptaanNya dan sangat berharga di hati Allah.  Kita telah menerima banyak surat dari negara yang berbeda-beda.  Dan surat ini, khususnya dari Saudi Arabia menarik perhatian saya.  More

KESAKSIAN PELAKU KERUSUHAN MEI 1998

5 Comments

Sudah jamak jika kita mendengar kesaksian dari para saksi mata mau pun korban dari suatu kejadian. Tetapi kali ini saya mendapatkan sebuah kisah kesaksian yang justru dari pelaku tindakan kekerasan. Saya melihat bahwa ada suatu hal yang dapat dipetik dari cerita ini, yaitu: jamahan kasih Allah. Ya, pelaku tindak kekerasan dijamah hatinya oleh Yesus Kristus sehingga hidupnya berubah 180 derajat.

Sungguh indah, Yesus pergi meninggalkan 99 domba yang tidak tersesat untuk mencari domba yang sesat. Betapa gemuruhnya Sorga dengan nyanyian puji-pujian kepada Allah ketika si domba yang tersesat telah ditemukan. Dalam kisah ini Yesus sendirilah yang menemukan si domba tersesat. More

Keanekaragaman dan Perbedaan Mushaf-Mushaf (Ep 42)

Leave a comment

Pertanyaan Mengenai Iman Episode 42

Keanekaragaman dan Perbedaan Mushaf-Mushaf

Mohamed: Pemirsa terkasih, selamat berjumpa lagi di “Pertanyaan Mengenai Iman”.  Bersama kita, tamu kita terhormat Bapak Pendeta Zakaria Botros.  Selamat datang lagi Pak.

 

Bpk. Pdt. Zakaria B.: Terima kasih.

 

Mohamed: Pemirsa terkasih, rasul Pa’ul berkata:  “Bukan aku, melainkan anugerah Allah yang bersama dengan aku.”  Kami bersyukur kepada Allah atas anugerahnya, yang menawarkan kesempatan kepada kita untuk mengatakan kebenaran.  Satu pesan yang kita terima dari Irak terkasih.  Penulis suratnya mengatakan ini dalam suratnya, “Bapak Zakaria yang mulia dan terhormat, sejak program yang pertama, hidup dalam hati dan ruh saya, sebuah cahaya yang tidak dapat dipadamkan.  Saya mengikuti program ini setiap hari untuk menikmati setiap dan semua perkataan Anda.  Dan bersyukur kepada Allah dan pengetahuan Anda yang asli, Anda telah memberikan cahaya kepada titik yang gelap, yang telah berabad-abad tidak diketahui oleh orang-orang Muslim karena ketidakpedulian dan kesalahan.  Ketika Anda membaca ayat, “Ketika Musa telah menyelesaikan masanya,”  Saya tidak menemukannya di Al Qur’an saya di Surat ke 28 (Al Qasas):  ‘Tanggalkanlah kedua terompahmu;  sesungguhnya kamu berada di lembah yang suci, Thuwa’”.

“Saudara Abd Al Salam yang terhormat, ayat ini muncul di Surat ke 20 (Ta Ha), nomer 12, yaitu ayat 12.  Dan kemungkinan besar para ulama Syi’ah telah menambahkannya untuk menjelaskan tanah Najaf dan Karbalaa adalah lembah sakral.  Sebuah interpretasi yang salah dan pemalsuan yang heboh.”

More

TRAGEDI MEI ’98 BIKIN SAYA MURTAD

17 Comments

MEI 98: TITIK TOLAK MENGAPA SAYA MURTAD

Testimoni Dari Indonesia Faith Freedom.org

KESAKSIAN DARI SEORANG NETTER BERNAMA (SAMARAN) “MAKANHATI”:

Saya menulis ini untuk membayar janji saya untuk salah satu kawan saya. Dia beri pemikiran yang masuk akal untuk saya. Mudah-mudahan diantara 1000 orang yang baca, ada 1 yang ngerti ttg kesalahan fatal dalam islam.

Sulit rasanya untuk memulai mengingat hal-hal buruk ya. Apalagi kalau kejadian buruk itu jadi mimpi buruk selama 10 tahun! Jika saya hanya mempertimbangkan hati saya, saya rasa saya tidak punya keberanian untuk hal ini. Saya akan memulai sesuatu dengan kebenaran, yang untuk banyak orang muslim ‘ baik-baik saja’ adalah fiktif. Hoax! Saya sudah bilang sama kawan saya… saya hapus hoax dari kamus saya. Hanya saya dan satu orang yang saya sayangi, yaitu sobat saya yang tahu betul mengenai semua ini. Bahkan suami saya sekalipun tidak tahu persis apa yang saya alami.

Bisa dibilang, peristiwa ini yang memulai keinginan saya untuk cari tahu ada yang salah… tidak terbayangkan saya akan murtad (keluar dari islam) karena semua ini. Sudah lama, peristiwa Mei 1998. Anda mungkin nonton di tv ya? Baca majalah? Koran? Saya bawa anda ke dalam peristiwa itu kembali. Saya dan sobat saya… panggil saja Lina, dia orang peranakan menado cina. Kami sobatan sejak kami SMP, atau mungkin sebelum masa SMP sudah terlalu lama. Bulan April sampai akhir Mei kami ikut satu training di Jakarta. Pagi itu.. saya dan dia sampai kampung rambutan dan kami pilih metromini untuk ngirit untuk ke tempat tujuan kami.

Kami tidak pernah tahu ada apa di jakarta waktu itu, maklum kami sibuk nikmati hidup di Bandung. Pagi itu kami senang betul,karena kami berencana mau mampir di Cianjur kalau pulang. Mau jalan-jalan.
Kalau kami tahu akan mengalami sesuatu yg kami ingat ( saya rasa akhirnya saya yang mengingat semuanya sampai sekarang ), kami tidak akan ke jakarta hari itu.

Saya sudah lupa tepatnya dimana saat itu, tapi metromini yang kami naiki tiba-tiba berjalan lambat dan berhenti hampir di tengah jalan. Kami dengar banyak orang teriak-teriak, kami pikir itu ada demo. Saya dan sobat saya sperti refleks saling pegang tangan. Kalau rusuh orang demonya kita lompat keluar yuk Lin. Saya nda suka yang rame-rame kaya gitu, ntar digoyang-goyang tuh metromininya. . kita naik ojeg yuk. Dia nda ngomong apa-apa hanya lihatin saya waktu itu, hanya angguk-angguk kepala saja. Saya yakin betul saat itu kedengarannya bukan orang demo tapi orang teriak-teriak kafir..kafir. .turun… auwlohuakbar. ..gayang. ..cina..cina. ..kafir.. .

Ada 4 orang naik ke metromini itu, sambil lihat-pihat pegang-pegang dorong-dorong orang.. aku mulai nangis waktu itu.. takut sekali dan tidak biasa ada yang seperti itu. Lina makin peluk saya dan kami pegangan kuat-kuat.. Yang saya tahu waktu itu 2 orang maju ke arah belakang tempat kami duduk. Padahal ada bapak-bapak yg agak menghalangi kami.Tapi salah satu dari 2 orang itu tarik tangan saya waktu itu.. kayanya mereka sperti mencari yg Kristen atau dilihat muka tiap orang. Saya baru sadar kalau sobat saya itu memang kelihatan cina nya. Saya ditarik dan dia tanya KTP tapi saya tidak jawab. Sobat saya itu ditarik keluar dari tempat duduk…saya ndak lepaskan pegangan.. percuma mau teriak protes.. kejadiannya terlalu cepat dan rusuh. Saya ikut tertarik dan saya memang tidak mau lepaskan pegangan sobat saya itu.

Kami keluar metromini, yang satu paksa saya keluarkan KTP. Saya berpikir sobat saya yg lepas dari tangan, saya teriakin orang itu saya kena tempeleng satu kali dan kedorong jatuh masuk parit kecil, saya lari kejar sobat saya yang sudah ditarik masuk mobil (saya lupa lagi mobil apa hanya sperti angkutan umum ,kurang jelas lagi). Saya teriak dekati orang-orang itu, malah saya juga ditarik masuk sama-sama dengan sobat saya saat itu. Kami hanya nangis teriak-teriak minta tolong.. tapi rasanya orang hanya lihat. Waktu itu rusuh sekali.

Kalian semua tidak akan berani untuk membayangkan apa yang kami alami. Di depan saya, saya saksikan bagaimana manusia berbuat spt binatang. Jangan ada yang berani bilang itu biasa dlm kericuhan.. itu biasa.. namanya musibah. Jangan pernah! Kalian yg coba berpendapat demikian tidak punya argumen yg kuat untuk saya. Tidak dulu, tidak sekarang.

Mau tahu yang buat peristiwa ini sangat membekas dan berarti untuk saya? Saat sobat saya diperlakukan seperti pelacur, seorang lagi coba berbuat hal yg sama terhadap saya. Tahu kalian apa yg dikatakan sobat saya.. padahal dia sedang dalam kesakitan? Dia teriak panggil nama saya yang saat itu dalam keadaan menangis berontak? Dia teriak: lepasin dia…dia..muslim! !

Bisa bayangkan apa yg ada dipikiran saya? Orang berhati binatang itu berenti saat itu juga dan mendorong saya. Sobat saya pun di dorong ke arah saya.. sambil mereka tertawa-tawa! !

Sulit untuk saya bicara saat itu. Kami didorong keluar tidak tahu berapa jauh dari tempat kejadian, aku hanya bisa mapah sobat saya. Pakaian kami sudah tidak jelas, apalagi sobat saya. Kami hanya bisa nangis teriak saling peluk. Mimpi buruk yang tidak pernah saya lupakan seumur hidup. Aib besar untuk kami terutama untuk dia dan keluarganya. Kami dikasih kain sama orang yg jualan dipingir jalan. Kami jalan nda tahu sampai berapa jauh. Hampir setahun setelah itu sobat saya meninggal karena dia shok berat dan jadi tidak mau makan minum. Saya yang pakaikan dia baju, suapin, saya yg temani dia sampai dia tidak bisa bergerak lagi. Saya pernah coba minta keadilan hanya pihak keluarga sudah tidak mau lagi.

Sekarang, siapa yang bisa bilang semuanya bohong? Hanya orang yang buta hati dan buta pikiran, yang diselimuti setan yang pungkiri semua. Saya sangat tersiksa betul dan mulai menyalahi diri sendiri.. tak terampuni krn saya tidak bs berbuat apa-apa untuk dia, tapi dia buat saya selamat saat itu.

Mungkin ada diantara anda bicara: kenapa kamu tidak teriak dari awal kamu muslim? Dengar, inti masalahnya bukan disitu! Intinya: lihat, ada yang salah dengan islam. Itu yang penting. Sejak itulah saya mulai semakin semangat mendalami apa maunya auwloh swt… kenapa agama ini punya pasukan yg tidak punya hati? Memang tidak semua muslim jahat, tapi mereka punya pengajaran yang menghalalkan dan mengiming-imingi pengikutnya untuk berbuat bak binatang, terserah pendapat saudara… contoh lebih ekstrim di luar sana jauh lebih banyak. Ini hanya untuk menyadarkan semua, kejahatan seksual itu ada saat kerusuhan itu. Itu kasih seorang sahabat untuk sahabatnya. Saya rasa dia akan sangat senang jika dia tahu saya sudah keluar dari agama yang salah dan mengenal apa itu kasih dan iman yang benar.

KESAKSIAN MAKANHATI

Dari MP tetangga sebelah: (with thnx)
http://phoenixity.multiply.com/

sumber:

http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=23362&start=0

http://fuck-muhammad.blogspot.com/2009/02/tragedy-mei-98-bikin-saya-murtad.html

Kemungkinan Mengritik Islam, Al Qur’an, dan Muhammad (Ep 41)

2 Comments

Pertanyaan Mengenai Iman Episode 41

Kemungkinan Mengritik Islam, Al Qur’an, dan Muhammad

 

Mohamed: Pemirsa terkasih, selamat berjumpa di episode “Pertanyaan Mengenai Iman”, dan bersama kita tamu terhormat Bapak Pendeta Zakaria Botros.  Selamat datang.

 

Bpk. Pdt. Zakaria B.: Terima kasih banyak.

 

Mohamed: Kita telah menerima banyak pertanyaan dan pesan dari negara-negara Arab dan Eropa juga.  Dan beberapa orang merasa sangat tersinggung dan marah, sedangkan yang lainnya merasa senang.  Dan kita hanya dapat mengucapkan terima kasih kepada Anda semua, kepada mereka yang berdoa bagi program ini dan juga kepada setiap orang yang mencari kebenaran, karena Allah ingin agar kita terbangun kepada kebenaran dan bukan kepada dosa.  Dan merupakan kesenangan bagi saya untuk saat ini membagikannya kepada Anda  mengenai hal yang terpenting yang ada di semua keberadaan, yaitu kasih, karena:  “Allah adalah kasih.  Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang bergemerincing.  Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan;  dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.  More