Pertanyaan Mengenai Iman Episode 87

Mohamed: Selamat datang, para permisa terkasih, ke episode baru dari program ‘Pertanyaan Mengenai Iman’. Ada juga tamu kita, Bapak Pendeta Zakaria Botros, bersama kita. Selamat datang Pak Pendeta.

Bpk. Pdt. Zakaria B.: Terima kasih.

Mohamed: Kita mendapat banyak surat. Surat ini dari … sepertinya dari Mesir. Ya, dari Kairo.
“Dalam nama yang Satu dan satu-satunya, yang kita semua sembah … Bapak Pendeta Zakaria Botros, saya ingin memberikan salam kepada Anda dengan cara yang menyenangkan hati Anda. Anda seorang yang tidak waras, yang mendapatkan kenikmatan jiwa dari mengikuti keinginan pribadi, yang membawa kerusakan. Apakah hanya sekedar kebetulan, seperti yang dunia katakan, atau takdir, seperti yang orang-orang percaya percayai. Anda dan saya telah dibesarkan bersama-sama. Teman sekerja Anda menyiapkan jalannya bagi Anda dengan segala barang dagangan Anda, kemudian Anda duduk, dikelilingi dengan buku-buku referensi Anda, mengambil mereka dan membuangnya.

Saya mengira Anda mempunyai sebuah tujuan dan tujuan itu sangat sakit. Jika Anda mengklaim Anda bertindak netral, bagaimana Anda sampai kesitu? Dan jika Anda berkata bahwa Anda adalah seorang pendakwah, mana buktinya? “Anda akan mengenal mereka dari buah-buah mereka.” “Ikuti seseorang yang tidak meminta bayaran ketika mereka sedang dibimbing.”

Anda dipekerjakan oleh orang-orang yang telah menugaskan Anda dengan pesan ini, mengklaim bahwa ini adalah sebuah pelayanan yang dipersembahkan untuk ajaran Isa Al-Masih dan Isa Al-Masih. Bagaimana bisa? Anda juga mengklaim bahwa Islam adalah tambahan dari itu dan sebuah fabrikasi. Sebenarnya, “Tetapi mereka menolak apa yang tidak dapat mereka mengerti, (terutama) ketika pengertiannya tidak pernah mereka dapatkan.” Dan juga, “Beberapa dari mereka mempercayai hal itu ketika yang lainnya tidak akan mempercayainya….” More

Advertisements